Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu membuka pameran "Indonesia Contemporary Art and Design" (ICAD) 2012 di Jakarta, kemarin.

"Pameran seni dan desain kontemporer tahun ini diselenggarakan di hotel, artinya acara ini mendukung ekonomi kreatif dan pariwisata sekaligus," kata Mari Elka pada pembukaan pameran.

ICAD 2012 dengan tema "Gen i Us" berlangsung pada 5 Mei hingga 15 Juni 2012 di Grandkemang Hotel, Jakarta.

"Acara ini juga menjadi wahana untuk mengekspresikan karya dari insan kreatif baik berupa barang maupun film karena bukan hanya berupa pameran tapi juga memberikan pelatihan," tambah Mari.

Dari ekspresi tersebut, menurut Menparekraf, akan timbul apresiasi terhadap pembuat karya dan selanjutnya memunculkan nilai. Nilai itu pun menjadi modal budaya yang berubah menjadi modal kreatif dan selanjutnya modal ekonomi hingga modal sosial.

"Saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang punya daya saing dengan modal kreativitas, sehingga ekonomi kreatif jadi gelombang ekonomi ke-4 bagi Indonesia," ungkap Mari.

Menparekraf juga mengapresiasi perpaduan insan kreatif yang sudah senior maupun yang baru muncul denga tujuh sektor industri kreatif yang terwakili dalam acara itu.

ICAD 2012 menampilan kolaborasi 38 seniman lintas generasi dengan berbagai latar belakang, baik dari profesi desainer, perupa, ahli kuliner, penulis, fotografer dan insan kreatif lainnya.

Sedangkan tujuh sub-sektor industri kreatif yang ditampilkan adalah desain, arsitektur, kerajinan, film, busana, musik dan seni pertunjukkan.

"Kami berupaya untuk mendukung acara seperti ini dalam bentuk promosi dan pendanaan, apalagi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah ada dua ditjen yang membidangi 15 subsektor ekonomi kreatif," tambah Menparekraf.

Dua ditjen yang dimaksud adalah Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya dan Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan Iptek.

"Animo masyarakat terhadap acara yang ketiga kalinya ini juga semakin baik, hal itu ditunjukkan dari 7000 karya yang masuk kepada panitia tahun ini, dibanding hanya 500 karya pada tahun lalu," jelas Mari.

Pada 2010, ICAD pertama kali diadakan dengan mengusung tema "ArTention Hotel" dan ICAD 2011 mengambil tema "Escapology".

Pada kesempatan yang sama Mari Elka juga membeli satu baju kebaya modifikasi model "Rubiah Outer" warna hijau salem dari stan Giffa yang merupakan usaha kecil menengah binaan Bank Mandiri yang juga ikut berpartipasi dalam pameran itu.